SEdXx5lkiVZf4jiMtlFWfVgHxR2UbYmUAP1TopcR
8 Kata yang Tak Terucapkan

8 Kata yang Tak Terucapkan

“Mengucapkan kata-kata yang menyenangkan orang lain adalah sesuatu yang tidak akan menimbulkan biaya”

Sepasang kekasih yang sedang berjalan di malam hari ketika tiba-tiba seorang perampok menodongkan pistol kepada sang pria. Alih-alih berusaha melawan, sang pria malah terkena tembakan si perampok dan akhirnya tewas seketika. Setelah menjadi arwah, sang pria masih bergentayangan di muka bumi, ia berkelana ke sana kemari untuk bisa menyampaikan satu pesan kepada sang kekasih yang masih hidup. Akhirnya, sang pria berhasil berkomunikasi dengan seorang cenayang yang kemudian melalui perantaraan sang cenayang, ia berhasil menyampaikan pesan tersebut. Tentu pesan yang akan disampaikan oleh sang pria adalah pesan yang sangat penting sampai ia harus merelakan dirinya menjadi arwah penasaran. Dan bila Anda bertanya-tanya apakah isi pesan tersebut, maka jawabannya adalah: “I Love You”.

Itulah rangkuman film “Ghost” yang dibintangi ole Patrick Swayze, Demi Moore, Tony Goldwyn dan Whoopi Goldberg. Sebum film satire romantis yang diwarnai bumbu komedi. Namun di balik tegangan dan gelak tawa yang dirasakan para penonton, tersirat makna yang sangat mendalam akan satu hal yaitu sampaikan kata-kata yang paling bermakna dalam hidup kita kepada orang-orang di sekitar kita, terutama orang-orang yang kita cintai, sebelum akhirnya kata-kata tersebut menjadi kata-kata yang tidak terucapkan.

Berapa banyak kata-kata yang tidak terucapkan seperti itu dalam hidup kita? Mungkin kita akan berpikir sangat banyak. Namun pada kenyataannya kata-kata yang tidak terucapkan jumlahnya sedikit. Bahkan bisa jadi kurang dari sepuluh kata. berikut ini adalah beberapa kata yang bisa jadi belum pernah kita ucapkan kepada orang-orang yang kita cintai.

SAPAAN ATAU NAMA

Cukup mengherankan memang bahwa sebagian orang mungkin tidak terbiasa memannggil orang yang dicintainya dengan sapaan yang pantas. Seorang anak memilih untuk tidak mengucapkan ‘ibu’ untuk memanggil ibunya karena ia merasa sangat kecewa pada ibunya tersebut. Dalam kasus lain seorang sahabat sudah terbiasa memanggil temannya dengan nama julukan sampai-sampai ia hampir lupa nama asli sahabatnya itu. Agar sapaan atau nama tidak menjadi yang tidak terucapkan, maka kita perlu membuka diri untuk menghargai orang-orang tersebut dengan sepantasnya. Memanggil seseorang dengan julukan memang membuat kita lebih akrab, Namun ada saatnya kita memanggil dia dengan nama yang sepantasnya sehingga ia tetap merasa dihargai.

PERMISI

Kata permisi biasanya tidak terucapkan karena dua hal yaitu kita merasa memiliki kedudukan yang lebih tinggi atau sama sehingga kita merasa tidak perlu meminta ijin atau karena kita takut kalau-kalau kita tidak diijinkan sehingga kita tidak mengucapkan kata permisi tersebut. Hal yang bisa kita lakukan agar kita bisa mengucapkan kata permisi degna lugas adalah menghargai keberadaan orang lain sorta keberanian until menghadapi konsekuensi bila keinginan kita ternyata tidak mendapat ijin.

TOLONG

Kata yang satu ini sebenarnya sangat efektif digunakan diawal kalimat perintah. Misalnya: “Mas, tolong dong bleien nasi!” Denen menggunakan satu kata ‘tolong’ maka kalimat yang sesungguhnya kalimat perintah tersebut menjadi lebih sopan dan bisa diterima oleh orang yang kita mintai tolong. Namun karena kebiasaan, maka kita seringkali dengan entengnya menghilangkan kata ‘tolong’ dalam kalimat tersebut sehingga lambat laun kita pun mulai kurang menghargai orang yang kita mintai tolong padahal kita sangat membutuhkannya. Agar kita tidak alpa mengucapkan kata yang satu ini maka kita harus menyadari betapa sulitnya hidup kita bila orang tersebut tidak ada di dekat kita atau tidak bersedia membantu kita.

TERIMA KASIH

Kata yang satu ini biasanya akan menjadi split diucapkan ketika kita menghadapi kenyataan bahwa kita harus mengucapkan terima kasih kepada orang yang tidak kita sukai atau orang yang selma ini kita sepelekan. Terlebih lagi bila kita harus mengucapkannya dengan tulus dari dalam lubuk hati kita. Untuk alasan inilah maka sebisa mungkin kita tidak memiliki orang yang tidak kita sukai dalam hidup kita dan sebisa mungkin pula kita tidak menyepelekan orang lain. Bagaimanapun juga, mengucapkan ‘terima kasih’ jauh lebih menyenangkan daripada menjalani hidup tanpa pertolongan mereka.

MENGAKU SALAH

Mengaku salad merupakan hal yang jukup berat khususnya ketika diucapkan kepada orang-orang yang tidak ingin kita sakiti. Alasan lain mengapa kita menghindari mengaku ‘salah’ adalah karena kita takut dengan konsekuensinya. Bila kita menghadapi kesulitan yang satu ini, maka kita harus meyakini bahwa orang-orang yang kita cintai akan lebih tahu bahwa kita mencintai mereka ketika kita mengakui kesalahan kita. Demikian pula orang-orang yang kita khawatirkan akan ‘menghukum’ kita akan lebih respek kepada kita bila kita mengakui kesalahan kita.

MEMINTA MAAF

Meminta maaf biasanya merupakan lanjutan dari mengaku salah. Pada umumnya bila kita sudah mengakui kesalahan kita, maka kita akan lebih mudah meminta maaf. Namun demikian, meminta maaf tidak selalu mudah juga until diucapkan meskipun kita sudah mengakui kesalahan kita. Hal terburuk yang kita khawatirkan dari meminta maaf adalah bahwa orang tersebut tidak mau memaafkan kita. Dalam hal ini kita perlu memahami bahwa saat kita meminta maaf, kita sedang meminta maaf kepada tiga pihak yaitu diri kita sendiri, orang yang kita lukai dan Yang Maha Kuasa. Percayalah, Yang Maha Kuasa pasti memaafkan kita. Kita sendiri tentu harus belajar memaafkan diri kita sendiri. Sedangkan orang yang kita lukai, ia bisa saja berkata bahwa ia tidak mau memaafkan kita. Tapi bila kita sudah meminta maaf darinya, maka kita sudah menyelesaikan bagian kita.

SAYANG

Kata ‘sayang’ seringkali diumbar berlebihan pada masa-masa pendekatan namun sayangnya justru pada saat-saat diperlukan kata yang satu ini justru jarang terucap. Yang pinting untuk kita pahami adalah saat yang tepat untuk mengucapkan kata ‘sayang’. Saat-saat orang yang kita sayangi membutuhkan dukungan kita merupakan salah satunya. Yang lainnya adalah saat ia tidak menduga bahwa kita akan mengucapkannya.

CINTA

Kata ‘cinta’ biasanya diucapkan setelah kita sebelum-sebelumnya kita mengatakan ‘sayang’ karena seringkali ‘cinta’ diartikan memiliki tingkatan yang lebih tinggi dari sayang. Berbeda dengan kata ‘sayang’, kata cinta menyiratkan komitmen untuk berkorban lebih besar. Karina itu bila diucapkan terlalu sering, kata ‘cinta’ menjadi terdegradasi kekuatannya. Namun tidak mengucapkannya juga bukan merupakan pilihan yang bijak. Salah-Aalah kita mengalami nasib seperti kisah film ‘Ghost’ di atas. Selain memilih saat yang tepat, kata ‘cinta’ juga harus disampaikan dengan cara yang teapot.

Itulah delapan kata yang tidak terucapkan. Bisa saja ada kata-kata lainnya yang juga tidak terucapkan. Namun tentu saja kita berharap daftar kata-kata tidak terucapkan ini tidak bertambah menjadi lebih panjang lagi. Karena kata-kata yang judah sangat kita kenal ini bisa mengubah makna hidup kita bila kita mengucapkannya pada saat yang tepat dengan setulus hati.

Sumber: Majalah WINGS, Edisi Maret 2016 atau www.jemyconfido.com 
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

6 comments

  1. Mantap. Makasih telah mengingatkan.

    ReplyDelete
  2. De tulisan diatas saya bisa menyimpulkan, untuk mengucapkan hal-hal yang baik dan benar butuh dibiasakan, karena tidak setiap orang terbiasa dengan ucapan:

    Terimakasih
    Maaf
    Mengaku salah.


    Terimakasih atas artikelnya yang berbobot,

    Salam sejahtra

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul. Kata2 itu adalah kata yang mudah diingat namun kadang sulit untuk kita ucapkan.

      Delete
  3. Saya dukung mas,,semoga blog sampean bisa lebih berkembang lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin. Begitu juga sebaliknya Gan. Terima kasih telah berkunjung

      Delete

Post a Comment