Gerbang Fitrah: Renungan Menyambut Idul Fitri

Iklan 728x90

Gerbang Fitrah: Renungan Menyambut Idul Fitri

Tahan dulu langkahmu
sebelum memasuki gerbang fitrah
ketika pintunya dibuka pada Fitri Raya
karena gerbang ini hanya boleh dilalui
oleh mereka yang sudah kembali ke fitrahnya

Pengakuan pada Rabb adalah fitrah
maka jika terpindai signal kebanggaan
merasa telah paripurna ruhaninya
telah lengkap shiyam dan qiyamnya
telah tertunai zakatnya
telah sukses i’tikafnya meraih lailatul qadar
atau terpindai signal keangkuhan
merasa telah sempurna fisiknya
karena meluas ilmunya
melimpah hartanya
menguat kekuasaannya
melebar pengaruhnya
menawan penampilannya
Dia belum temukan fitrah keabdiannya pada Rabb
dan dipersilahkan melalui jalan lain
di kiri atau kanan gerbang fitrah
Kesadaran tak memiliki adalah fitrah
maka jika terpindai signal kekikiran
merasa punya hak atas segala apa yang ada di tangannya
dan lupa bahwa sebenarnya dia tak punya apa-apa
sebenarnya dia tak punya kekuatan dan tenaga
tak punya otak dan lidah
tak punya mata, telinga, hidung, dan mulut
tak punya kaki dan tangan
bahkan tak punya jiwa
atau jika terpindai signal ketamakan
merasa punya hak untuk mengambil apa saja di sekitarnya
tanpa peduli apa pun hakekatnya
tanpa peduli bagaimana pun caranya
Dia belum temukan fitrah kehudutsan dan kefanaannya
dan dipersilahkan melalui jalan lain
di kiri atau kanan gerbang fitrah

Cinta dan kasih-sayang sesama adalah fitrah
maka jika terpindai signal cinta diri yang kuat
merasa dirinya yang paling berhak untuk dicintai dan dikasihi
berprioritas untuk diberi yang pertama dan terbanyak
berprioritas untuk dihargai dan dipuji
berprioritas untuk selalu menang dan tak boleh kalah
selalu benar dan tak boleh salah
atau jika terpindai signal benci dan hasad
merasa dirinya yang penting dan yang lain tak penting
tak peduli yang lain susah menderita
tak peduli yang lain sakit dan lapar
tak peduli yang lain mati terkapar
Dia belum temukan fitrah rahmatnya
dan dipersilahkan melalui jalan lain
di kiri atau kanan gerbang fitrah

Suci dari dosa adalah fitrah
maka jika terpindai signal lumuran karat dosa
yang tetap lengket pada hati, fikiran, dan jiwa
dan enggan untuk merontokkannya hingga tuntas
atau jika terpindai signal hasrat berkubang dosa
yang terasa nikmat bagaikan sorga dunia impian
dan percaya diri bahwa masih punya kesempatan
untuk membersihkan diri
pada Ramadhan yang akan datang
Dia belum temukan fitrah kesuciannya
dan dipersilahkan melalui jalan lain
di kiri atau kanan gerbang fitrah

Tak apa...
dari jalan manapun yang dilalui
di dalam Syawwal terdapat kesenangan dan kebahagiaan
Semuanya seharusnya senang dan bahagia
maka... Selamat senang dan bahagia!

DONASI VIA PAYPAL Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain www.abdulmajid.id. Terima kasih.
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment

Iklan Tengah Post